Apakah Bayi Kuning Harus Tetap Diberikan ASI?

Menyusui dan sakit kuning pada bayi.

Umumnya, penyakit kuning terjadi akibat pembentukan bilirubin dalam darah. Birilubin merupakan pigmen kuning yang terbentuk akibat dari pemecahan sel-sel darah merah yang telah menua. Pemecahan terhadap sel-sel darah merah tersebut sebenarnya merupakan hal yang normal. Bilirubin yang terbentuk tidak selalu menyebabkan penyakit kuning karena bilirubin diolah oleh hati dan dikirim ke usus.

Apakah Bayi Kuning Harus Tetap Diberikan ASI?

Penyakit kuning pada bayi baru lahir adalah hal yang lazim karena enxim dari hati dalam organ pencernaan bayi, belum dapat menjalankan fungsinya dengan baik. Terlebih bayi yang baru lahir memiliki sel darah merah yang jumlahnya lebih banyak daripada orang dewasa, sehingga dalam proses pemecahannya akan membutuhkan waktu lebih lama dibandingkan sel darah merah orang dewasa yang lebih mudah terpecah. Itulah mengapa, bilirubin yang dihasilkan bayi yang baru lahir lebih banyak ketimbang bilirubin orang dewasa. Peningkatan resiko terhadap bayi baru lahir yang mengalami sakit kuning akan meningkat jika bayi tersebut lahir prematur, stress karena proses melahirkan yang sulit, serta bayi yang terlahir dari ibu penderit Diabetes.

Bagaimanapun jika fungsi hati tidak dapat bekerja dengan normal seperti yang terjadi saat adanya infeksi, atau saluran yang mengalirkan bilirubin ke usus terhambat, hasil olahan dari bilirubin tersebut dapat terakumulasi dan juga menyebabkan terjadinya penyakit kuning. Saat hal ini terjadi, bilirubin tersebut terlihat dalam urin dan membuat urin berubah warma menjadi coklat. Warna coklat pada urin adalah adalah tanda yang penting bahwa penyakit kuning tersebut tidak biasa. Penyakit kuning yang disebabkan bilirubin yang terkonjugasi selalu abnormal, seringkali serius dan memerlukan pemeriksaan lebih lanjut dan segera. Menyusui dapat dan harus diteruskan kecuali untuk sebagian kecil penyakit metabolisme yang ekstrim.

Penyakit kuning yang merupakan kondisi normal disebut sebagai penyakit kuning fisiologis” (bilirubin ini dinamakan non-konjugasi, reaksi tidak langsung atau larut dalam lemak). Penyakit kuning fisiologis terjadi pada hari kedua setelah kelahiran, puncaknya dapat terjadi pada hari ke 3 atau ke 4, kemudian perlahan-lahan menghilang.

Apakah Bayi Kuning Harus Tetap Diberikan ASI? Jawabannya ya, menyusui harus tetap diberikan pada bayi yang mengalami sakit kuning. Jika, misalnya, bayi menderita sakit kuning yang parah karena terjadi pemecahan sel darah merah yang sangat cepat, ini bukan alasan untuk menghentikan proses menyusui. Menyusui seharusnya tetap dilanjutkan dalam situasi tersebut.

Baca juga : Indikasi Penyebab Mata Menjadi Kuning

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *