Bagaimana Berpuasa Untuk Penderita Hepatitis

Berpuasa sudah dijelaskan oleh para ahli sangat baik untuk kesehatan, akan tetapi sedikit berbeda jika puasa dijalankan oleh pasien-pasien penderita penyakit tertentu. Seperti penderita Hepatitis, pada pasien Hepatitis C misalnya, tidak dianjurkan untuk berpuasa karena organ hati yang mengalami Sirosis (kerusakan) tidak akan berjalan / berfungsi dengan normal.

Seperti yang dilansir dari laman The News, dikatakan jika pada pasien penderita Hepatitis C, mereka bisa saja mengalami komplikasi Hepatitis dan menyebabkan Sirosis. Jika sudah seperti ini sebaiknya sangat dianjurkan untuk menghindari puasa. Jika tetap dipaksakan, efeknya justru akan semakin memperburuk kondisi pasien.

Menurut seorang pakar kesehatan juga dikatakan jika pada penderita Hepatitis C dengan gangguan Hati, pada saat-saat tertentu bisa mengalami penurunan gula darah akibat berpuasa dan kondisi ini mengancam jiwa penderita Hepatitis tersebut. Berpuasa pada penderita Hepatitis tidak dianjurkan apalagi jika telah mengalami muntah darah.

Walaupun diperbolehkan untuk berpuasa, pasien Hepatitis B dan Hepatitis C, yang sedang menjalani suntikan atau obat oral seharusnya tidak menghentikan pengobatan termasuk pemberian suntikan. Ketika berbuka mereka juga tidak boleh mengonsumsi makanan mengandung lemak tinggi.

Catatan penting untuk penderita Hepatitis B dan C yang tetap berpuasa, jika mulai merasakan kantung atau sakit di bagian perut yang tidak wajar, segera berbuka dan konsultasikan dengan dokter.

Baca lainnya :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *