Bayi Kuning Tidak Selalu Menjadi Tanda Dari Penyakit Kuning

Setiap bayi yang baru lahir, semuanya akan terlahir dengan kulit berwarna kekuningan. Namun bukan berarti bayi yang lahir kuning positif mengidap sakit kuning yang selalu menjadi kekhawatiran bagi orangtua.

Bayi Kuning Tidak Selalu Menjadi Tanda Dari Penyakit Kuning

Menurut penjelasan dari dokter spesialis anak, yaitu Melanie Yudiana Iskandar menegaskan jika semua bayi yang baru lahir memang sangat wajar jika berwarna kuning. Hal tersebut terjadi karena bilirubin atau unsur kuning dari dalam tubuh. Bilirubin ini sendiri terbentuk saat sel-seldarah merah yang tua dihancurkan pada saat proses melahirkan. Jadi, Bayi Kuning Tidak Selalu Menjadi Tanda Dari Penyakit kuning.

“Ketika berada di dalam kandungan dengan saat sudah berada di luar itu berbeda, ini yang menyebabkan kuning,” kata Melanie.

Bayi yang lahir dengan kulit warna kuning tidak akan lama. Kondisi ini maksimal dapat bertahan sampai 3 hari. Sebab, kekuningan tersebut dapat hilang terbuang bersama urin dan feses yang dikeluarkan bayi.

Jika setelah 3 hari tadi tidak menunjukkan perubahan warna kulit menjadi normal, maka perlu dikonsultasikan ulang pada dokter. Biarkan dokter yang akan memeriksa apakah bayi terebut masih sehat atau sudah terkena penyakit kuning.

Yang terpenting adalah orangtua terutama ibu tidak perlu panik. Jika kondisi diatas terjadi lakukan seperti apa yang dokter sarankan. Dan pastikan untuk menjaga bayi tetap sehat dan aman.

Baca juga : Penggemar Buah Strawberry? Hati-hati Virus Hepatitis A

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *