Imunisasi Untuk Mencegah Penularan Hepatitis A

Menurut faktanya, penyakit Hepatitis A disebarkan virus yang disebarkan oleh kotoran atau feses dari penderita melalui makanan, fecal-oral tetapi bukan aktifitas seksual atau melalui darah. Penyakit Hepatitis A termasuk jenis penyakit Hepatitis yang ringan jika dibandingkan dengan Hepatitis lainnya. Sementara untuk Hepatitis B dan C, penyebarannya meallui media darah juga aktifitas seksual dan hal inilah yang membuat keduanya cukup berbahaya dalam penularannya.

Anda tau mengapa orang dewasa terkadang bisa terkena penyakit kuning? Hal ini karena sebagian besar atau sekitar 70-85% dari mereka terinfeksi virus Hepatitis A. Dalam kasusnya memang sangat jarang terjadi, dan lebih banyak terjadi pada bayi dan anak usia dibawah 2 tahun.

Penyebab.

Seperti yang dijelaskan tadi, penyakit Hepatitis A ini disebabkan oleh virus, tepatnya virus HAV,  a positive-sense, single-stranded, nonenveloped RNA virus yang termasuk keluarga Picornaviridae dan genus Hepatovirus. Setelah fecal-oral transmisi, virus ini kemudian diekskresikan ke dalam empedu. Sumber wabah utama dari penyakit Hepatitis A adalah makanan dan air yang telah terkontaminasi HAV. Selain itu, pusat penitipan anak bisa menjadi sumber wabah dari tabel perubahan yang terkontaminasi. Wabah ini tidak dapat diidentifikasi sampai kontak orang dewasa mengalami infeksi HAV, karena anak-anak muda sering tanpa gejala atau memiliki penyakit anicteric.

Pencegahan.

Dalam pencegahan penyakit Hepatitis A dapat dilakukan dengan memastikan bahan makanan dan minuman yang akan dikonsumsi higienis, telah dicuci dengan bersih dan dimasak dengan benar. Selain itu, lakukan pola hidup sehat dengan mencuci tangan sebelum makan. Menjaga kebersihan tiap perorangan juga diperlukan untuk mencegah terjadinya penularan. Melakukan ebiasaan cuci tangan bila dilakukan dengan kegiatan lain misalnya tidak buang air sembarangan, buang sampah pada tempatnya dan  pengelolaan air minum yang benar maka dapat lebih meminimalkan tertularnya virus Heptitis A.

Imunisasi Untuk Mencegah Penularan Hepatitis A

Tentang vaksin.

Saat ini sudah tersedia vaksin hepatitis A untuk pencegahan terkena penularan penyakit tersebut. Vaksin dibuat dari virus yang dimatikan dan dapat diberikan pada usia mulai dari 2 tahun.  Imunisasi hepatitis A dilakukan dua kali, yaitu vaksinasi dasar dan booster yang dilakukan 6-12 bulan kemudian. Imunisasi hepatitis A dianjurkan bagi orang yang potensial terinfeksi seperti pengguna menyuntik narkoba ilegal, pramusaji, terutama mereka yang memiliki makanan yang kurang hygienitas, orang yang tinggal di asrama atau kontak dekat dengan orang lain, anak-anak yang tinggal di masyarakat yang memiliki tingkat tinggi hepatitis,  anak-anak dan pekerja di pusat-pusat penitipan, orang yang melakukan anal oral seks, orang dengan penyakit hati kronis dan mereka yang sering jajan di luar rumah. Orang yang bepergian ke negara-negara berkembang dimana kondisi sanitasi yang buruk harus divaksinasi dua bulan sebelum keberangkatan. Berbagai jenis vaksin hepatitis A di anataranya adalah Avaxim Sanofi Pasteur, Epaxal HAVpur® and VIROHEP-A produksi  Crucell.  Havrix produksi GlaxoSmithKline dan Vaqta buatan Merck. Imunisasi hepatitis A bisa dilakukan dalam bentuk sendiri atau bentuk kombinasi dengan vaksin hepatitis B dengan vaksin Twinrix.

Baca juga : Pengobatan Hepatitis A Untuk Ibu Hamil Yang Alami Dan Aman

Imunisasi Untuk Mencegah Penularan Hepatitis A |

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *