Kebiasaan Mengkonsumsi Minuman Berenergi Waspadai Hepatitis Akut

Apakah Anda salah satu penggemar minuman berenergi? Dan tidak pernah satu haripun terlewat untuk mengkonsumsi minuman tersebut? Sebaiknya sekarang ini jangan melakukannya lagi karena telah banyak kasus yang terjadi akibat kebiasaan mengkonsumsi minuman berenergi yang justru berdampak pada resiko terkena penyakit Hepatitis Akut.

Hal tersebut salah satunya terjadi pada seorang pria yang berusia 50 tahun, di Amerika Serikat. Dilaporkan oleh jurnal BMJ Case, awalnya pria tersebut dikira menderita flu biasa karena mengeluh tidak enak badan, kehilangan nafsu makan dan mengalami mual. Namun kemudian kondisi selanjutnya malah membuat panik karena tiba-tiba saja kulit tubuhnya berubah menjadi kuning dan urin yang keluar justru berwarna lebih gelap.

Seperti pemeriksaan yang telah dilakukan oleh tim dari University of Florida College of Medicine menemukan bukti adanya gejala Hepatitis akut. Hati pria tersebut membengkak dan jika tak ditangani bisa berujung pada kegagalan hati.

Kebiasaan Mengkonsumsi Minuman Berenergi Waspadai Hepatitis Akut

Pasien tersebut diketahui adalah seorang pekerja konstruksi dengan jam kerja yang padat. Sebelum jatuh sakit ia mengatakan tidak pernah merokok, minum alkohol dan mencoba narkotik. Bahkan ia mengaku tidak mendapatkan transfusi darah atau terlibat kegiatan seks yang diketahui sebagai beberapa sumber penularan dari virus Hepatitis.

Setelah mengeliminasi kemungkinan umum yang bisa jadi penyebab kerusakan hati, tim peneliti yang dipimpin oleh dr Jennifer Harb menemukan fakta bahwa sang pria sering mengonsumsi minuman berenergi untuk membantu pekerjaannya.

Dalam satu hari, pria tersebut bisa minum 4-5 botol minuman berenergi. Dampak yang terjadi akibat kebiasaanya adalah penumpukan berlebih asam folat (B9), vitamin B12, B6, dan vitamin B3 yang membahayakan pada hati.

“Diagnosis didukung oleh pertimbangan data kronologis dan klinis. Kerusakan pada hatinya disebabkan langsung oleh konsumsi berlebihan minuman berenergi dan pulih ketika konsumsi produk dihentikan,” tulis dr Jennifer seperti dikutip dari laporan di BMJ Case, Kamis (3/11/2016).

Studi sebelumnya bahkan menyebut jika mengonsumsi lebih dari 500mg vitamin B3 dalam sehari dapat menjadi racun untuk hati. Pria tersebut mengonsumsi antara 160-220 mg sehari namun karena besok dilakukan lagi maka muncul dampak akumulatif.

Baca lainnya : Bayi Menguning Awas Ciri Penyakit Atresia Bilier!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *