Mitos Dan Fakta Seputar Hepatitis A

Di zaman sekarang ini kemajuan teknologi sudah sangat benar-benar canggih. Segala macam informasi dengan cepat bisa tersebar luas, sama seperti halnya dengan informasi kesehatan. Namun sayangnya tidak semua informasi yang beredar benar-benar sesuai fakta, dan bahkan hanya terkadang seperti dibuat-buat. Bisa saja sebagian orang yang ingin mengetahui informasi tentang penyakit Hepatitis A misalnya, malah terkecoh dengan fakta-fakta yang beredar luas di masyarakat, tanpa mengetahui fakta sebenarnya yang berasal dari pengetahuan medis. Untuk itu, Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan dari Kementerian Kesehatan RI kemudian mengeluarkan satu buku yang mengulas tentang salah satu penyakit Hepatitis yaitu Hepatitis A, dimana berisikan mengenai mitos dan fakta seputar Hepatitis A.

Mitos Dan Fakta Seputar Hepatitis A

Penyakit Hepatitis A, adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dan menyerang organ hati / lever. Pada umumnya, Hepatitis A akan menjangkit pada orang-orang yang kurang menjaga dalam kebersihan diri juga lingkungannya. Penularannya? Hepatitis A bisa terjadi melali makanan yang dikonsumsi dan telah tercemar sebelumnya. Sebagian besar dari orang-orang menganggap Hepatitis A adalah penyakit keturunan, tetapi sesungguhnya bukan. Mereka yang tidak pernah memiliki pengalaman dengan Hepatitis A, bisa saja keturunannya kelak malah mengidap Hepatitis A.

Orang-orang juga menganggap bahwa Hepatitis adalah penyakit berkelanjutan. Hal ini dijelaskan oleh Dr. Irsan Hasan di Jakarta, beluary membantah dengan pernyataanya berikut ini “Ada orang yang terkena Hepatitis C, lalu dia bilang ‘padahal saya enggak ada riwayat Hepatitis A dan B”. Faktanya, penyakit Hepatitis tidak akan berlanjut karena penyebab dari tiap-tiap Hepatitis berbeda. Virus yang menjadi penyebabnya berbeda, Hepatitis A disebabkan oleh Virus Hepatitis A, begitupun seterusnya. Hepatitis A adalah jenis penyakit yang bisa sembuh dengan sendirinya, cukup dengan melakukan istirahat total. Berbeda dengan Hepatitis B dan C, yang memerlukan penanganan khusus karena jika dibiarkan akan menyebabkan penyakit hati kronis.

Mitos lainnya adalah tentang makanan. Tidak ada pantangan makanan untuk penderita Hepatitis. Hanya saja disarankan bagi mereka yang menderita Hepatitis untuk lebih banyak mengkonsumsi sayurah dan buah-buahan karena kedua jenis makanan tersebut memiliki kandungan antioksidan yang dapat mencegah radikal bebas di dalam tubuh.

Bagaimanapun mitos dan fakta yang beredar di masyarakat sebaiknya tidak kita percayai terlebih dahulu sebelum mengetahui fakta lebih jelasnya berdasarkan data medis dan para ahli. Dari pada mengkhawatirkan hal tersebut akan lebih bagus jika mulai mencegah penyakit Hepatitis dari sekarang. Misalnya dengan menjaga kebersihan, memberikan vaksin Hepatitis pada bayi-bayi dan sebagainya.

Baca juga : Imunisasi Untuk Mencegah Penularan Hepatitis A

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *