Terlalu Banyak Makanan Berlemak Tidak Baik Untuk Liver

Kita sendiri mengetahui bahwa jika terlalu banyak mengkonsumsi makanan berlemak, akan berdampak buruk pada kesehatan tubuh. Banyak dari pendarpat para pakar ahli jika terlalu banyak mengkonsumsi makanan berlemak ada kaitannya dengan obesitas dan beresiko menderita beragam penyakit berbahaya diantaranya Jantung, Hepatitis bahkan penyakit yang tidak dapat terbayang sebelumnya.

Namun ternyata lemak berlebih juga berdampak pada terjadinya kerusakan hati (liver). Bagaimana hal demikian dapat terjadi? Ini dia jawabannya.

Terlalu Banyak Makanan Berlemak Tidak Baik Untuk Liver

Jumlah kadar lemak dalam tubuh yang terlalu banyak berdampak pada kinerja hati dan mempengaruhi fungsinya. Akibatnya hati menjadi bekerja terlalu keras. Pakar kesehatan dan Diabetes mengungkap bahwa jika seseorang mengalami tahapan awal obesitas, maka jumlah lemak yang ada dalam tubuh pun semakin banyak yang harus dibakar oleh organ hati atau liver.

Dalam penelitian yang dilakukan untuk Diabetes dan lemak di Universitas Jerman mengungkap sebuah fungsi mitokondria, yang merupakan sebuah energi sel yang terdapat pada hati yang sehat maupun sakit. Mitokondria tersebu yang melakukan pembakaran pada nutrisi di dalam tubuh termasuk juga lemak. Penelitan yang melibatkan Mitokondria pada penderita Diabetes ini menunjukkan jika kadar lemak yang berlebihan dalam tubuh dapat menjadi pemicu kinerja hati yang berlebihan serta secara sinifikan. Jika kadar lemak terus bertambah, kinerja Mitokondria pun akan berkurang secara signifikan karena kinerja organ hati yang terlalu keras sehingga hati menjadi lebih lelah.

Sel-sel yang bekerja pada organ hati mengalami stress dan akhirnya berpengaruh hingga melemahkan. Akibatnya, zat radikal bebas dengan mudah menyerang hati dan membuat hati mengalami peradangan. Dengan kondisi tersebut, fungsi hati akan semakin menurun dan akhirnya tubuh menjadi lebih rentan terhadap penyakit. Bahkan resiko kanker hati akan meningkat karena kondisi tersebut.

Agar kondisi menakutkan tersebut tidak terjadi, sebaiknya mulai untuk mengurangi konsumsi makanan berlemak dan menggantinya dengan makanan sehat seperti buah dan sayur. Juga lakukan gaya hidup sehat untuk membantu mencegah terjadinya penyakit yang bisa terjadi kapan saja.

Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *